KKN UNDIP Ciptakan “PENTIL” Untuk Masyarakat Desa

PATI (3/2) Permasalah Nyamuk dan lalat adalah salah satu permasalahan yang kerap menghantui masyarakat di kota-kota besar. Permasalahan nyamuk dan lalat ini tak hanya menjadi permasalahan di kota namun di Desa Sukorukun juga mengalami hal yang sama. Pada bulan januari-februari berbarengan dengan datangnya musim penghujan dan musim buah rambutan membuat populasi lalat dan nyamuk sangat banyak.

Belum ditambah lagi dengan kebiasaan buruk sebagian warga yang membuang sampah di belakang rumah, tak ayal lalat pun berkembang pesat dan sampai saat ini warga masyarakat mengeluhkan hal tersebut. Tak hanya itu, banyaknya rerumputan liar dan bak-bak kosong yg tergenang air serta kurang sadarnya masyarakat untuk menguras bak mandi secara rutin membuat banyak sekali jentik nyamuk yang berkembang.

Untuk menjawab permasalahan yang tumbuh ditengah masyarakat, mahasiswa KKN Undip Desa Sukorukun berinovasi ciptakan sebuah alat yang diberi nama “PENTIL” atau kepanjangan dari Pembasmi Nyamuk & Lalat Tegangan Tinggi Lampu UV. Alat yang diciptakan ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk dan lalat di desa. Alat ini sudah di uji coba selama satu minggu sebelum dipresentasikan ke masyarakat dan hasilnya pun cukup memuaskan.

Selain membuat suatu inovasi alat pembasmi nyamuk dan lalat ini, TIM KKN juga mengedukasi warga desa dan perangkat desa agar menjaga agar tidak membiarkan adanya air yang menggenang dan rutin untuk menguras bak mandi secara rutin. Bapak Suselo selaku kepala desa sangat mengapresiasi pembuatan alat-alat semacam, beliau berharap agar alat semacam ini dapat diproduksi secara masal untuk warga desa, pungkasnya.

Oleh: Iqbal Achmad Firdaus

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan